Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Optimalisasi ORMAS

Bidang Politik Dalam Negeri
Berita
16 September 2025 00:49:20

Image Berita


Oleh : Hening Nurcahya, A.P., M.M.

Mengoptimalkan Ormas di Indonesia memerlukan penerapan sistem yang lebih baik dalam hal pendaftaran, pembinaan, dan pengawasan, serta peningkatan kapasitas Ormas melalui digitalisasi, kemitraan dengan pemerintah dan organisasi lain, dan pengelolaan yang transparan. Tujuannya adalah agar Ormas dapat menjadi mitra aktif dalam pembangunan nasional, memberdayakan masyarakat, dan menjaga nilai-nilai bangsa, dengan tetap memperhatikan akuntabilitas dan transparansi.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengoptimalkan Ormas di Indonesia:

1. Peningkatan Sistem dan Administrasi

Mempermudah Pendaftaran dan Pelayanan: Pemerintah perlu memastikan proses pendaftaran Ormas mudah dan cepat untuk memberikan legalitas serta pengakuan terhadap keberadaan Ormas.

Digitalisasi: Menggunakan aplikasi seperti Siormas dapat mempermudah komunikasi, koordinasi, pelaporan, dan pengelolaan informasi kegiatan Ormas, yang meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Tata Kelola yang Baik: Menerapkan sistem pendaftaran yang tertib administrasi untuk mengelola data Ormas secara efektif.

2. Penguatan Kapasitas Ormas

Peningkatan Kemitraan: Membangun komunikasi dan sinergi yang baik antara Ormas dan pemerintah, termasuk untuk perencanaan peraturan dan pelaksanaan program-program pembangunan.

Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Mendorong Ormas untuk mengelola dana dan sumber daya secara transparan, serta menerapkan standar akuntabilitas untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Pengembangan Kapasitas Anggota: Ormas perlu memberdayakan anggotanya secara internal dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

3. Peran Pemerintah dan Stakeholder

Pembinaan yang Konstruktif: Pemerintah, melalui Badan Kesbangpol, perlu melakukan pembinaan, koordinasi, dan kerjasama yang baik dengan Ormas.

Pengawasan yang Mendukung: Menerapkan mekanisme pengawasan daring (online) secara persuasif untuk mencegah masalah dan memperkuat Ormas, bukan untuk membatasi ruang geraknya.

Diskusi Publik: Melibatkan Ormas dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam merancang peraturan terkait kegiatan Ormas untuk mendapatkan masukan yang relevan.

4. Inovasi dan Wawasan Baru

Indeks Reputasi Nasional: Membuat indeks reputasi untuk mengukur integritas, transparansi, dan akuntabilitas Ormas sebagai rujukan pemberian hibah atau dukungan lainnya.

Memperluas Jangkauan: Ormas harus mampu bekerja sama dengan organisasi lain di tingkat lokal, nasional, maupun internasional untuk memperkuat upaya dan memperluas jangkauan kerja mereka.

Kriteria Ormas Berkualitas:

Pelayanan Masyarakat: Mampu memberikan pelayanan dan solusi bagi kebutuhan masyarakat luas.

Penjagaan Nilai: Bertanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai agama, norma, moral, etika, dan budaya yang ada di masyarakat.

Kontribusi Sosial dan Ekonomi: Aktif dalam program-program sosial dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti di bidang pendidikan dan kesejahteraan.

Peran Lingkungan: Berkontribusi dalam pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Sinergi dan Toleransi: Mampu menjalin sinergi positif dengan ormas lain dan elemen masyarakat lainnya untuk mencapai tujuan pembangunan bersama, serta menjaga kerukunan.

Sumber : Berbagai  referensi

Source: kesbangpol

WhatsApp Chat