Kesbangpol Mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi Bersama Pj. Bupati Kulon Progo

Rapat rutin pengendalian inflasi Kabupaten Kulon Progo minggu ke 4 (empat) dilaksanakan hari Senin, tanggal 18 Maret 2024 di Comandroom dan dipimpin oleh PJ. Bupati Kulon Progo. Acara tersebut dilakukan melalui Zoom dengan Kemendagri dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri yang menekankan :

  1. Memastikan ketersediaan stok/pasokan secara rutin serta melakukan analisis prediksi kenaikan/penurunan harga tertentu, khususnya menjelang Ramadhan bulan Maret 2024
  2. Perlu percepatan realisasi impor bahan baku pakan untuk mengatasi permasalahan pakan ternak yang saat ini mengalami keterbatasan stok dan peningkatan harga yang berpotensi menyebabkan kerugian bagi peternak.
  3. Perlu antisipasi dampak bencana yang disebabkan kondisi cuaca terhadap produksi pertanian di daerah → Pemda agar berkoordinasi dengan BMKG dan penyaluran bantuan alat pengering (dryer)
  4. Perlu lebih merinci jenis komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga per hari dan mingguan
  5. Perlu menetapkan target penurunan harga komoditas yang diatas Harga Eceran Tertinggi (HET)
  6. Melakukan Rekonsiliasi data, mengintegrasikan data-data baik yang ada Kementerian Pertanian, kemudian di Badan Pangan di Bulog Kementerian Perdagangan di daerah-daerah juga agar datanya direkonsiliasi sehingga betul-betul bisa kita mengintervensi secara tepat
  7. Kemendagri akan terus mendorong Pemda untuk melakukan:
    1. Melaksanakan Rapat Koordinasi/Anev Pengendalian Inflasi Daerah sesuai dengan arahan Bapak Presiden RI.
    2. Mengalokasikan anggaran untuk mengendalikan inflasi dengan memanfaatkan Belanja Tidak Terduga (BTT)
    3. Langkah yang lebih lebih proaktif dalam melakukan langkah-langkah konkrit pengendalian inflasi daerah. berbasis data dengan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia setempat serta memperhatikan hasil Indeks Perkembangan Harga (IPH) mingguan.
    4. Identifikasi penyebab kenaikan harga barang/jasa terutama pangan di wilayahnya dan mencari solusi untuk segera melakukan. Intervensi konkrit agar terjadi penurunan harga.