KESBANGPOL LAKUKAN KOORDINASI PENGATURAN ATRIBUT PARTAI POLITIK DAN ORMAS

Wates, (24/2/2021) Koordinasi pengaturan pemasangan atribut partai politik dan organisasi kemasyarakatan dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo pada hari Rau 24 Februari 2021 bertempat di Ruang Rapat Bakesbangpol dihadiri oleh BKAD, Satpol PP, Perwakilan Partai Politik dan Ormas (Golkar,  PDIP, PAN, Nasdem, PKS, Gerindra, Banser dan Kokam) dalam rangka menjaga keindahan di Kabupaten Kulon Progo, bahwa berdasarkan  masukan masyarakat dan pemantauan dilapangan masih banyak atribut partai politik maupun ormas yang dalam pemasangan tidak memperhatikan keindahan, mengganggu pennguna jalan, dan bahkan sudah tidak berbentuk, sehingga terkesan terbengkelai dan mengganggu keindahan, untuk itu perlu ada pemahaman Bersama dalam rangka menjaga keindahan, kerapihan dan kebersihan di Kabupaten Kulon Progo seperti yang disampaikan oleh Budi Hartono, S.Si, M.Si, lebih lanjut disampaikan bahwa pengaturan terkait hal tersebut sebenarnya telah diatur oleh pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Perda Nomor 15 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Reklame Dan Media Informasi,  untuk itu melalui forum ini kami mengajak semua pihak untuk dapat membantu pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam rangka memperindah faisilitas publik yang ada, selanjutnya apabila nantinya akan kita susunan kebijakan tentang pengaturan atribut parpol dan ormas.

Parpol dan Ormas menyambut baik diselenggarakannya kegiatan koordinasi dan sosialisasi semacam ini dan apabila dapat menjadi agenda runtin agar masyarakat dalam hal ini parpol maupun ormas akan dapat mengikuti perkembangan tentang peraturan yang berlaku, selanjutnya mohon maaf kepada pemerintah daerah terkait dengan pemasangan atribut partai politik yang terkadang terbengkalai, kendala dilapangan bahwa pemasangan atribut diserahkan kepada pihak ketiga atau kader yang kadang tidak mengetahui tentang aturan yang berlaku, untuk itu kami akan sampaikan kepada seluruh kader tentang aturan tersebut, Sebagian besar peserta rapat mendukung apabila akan disusun sebuah peraturan yang bertujuan untuk mengatur pemasangan atribut, namun Gunawan dari Partai Nasdem mohon untuk ditinjau Kembali karena Kulon Progo sudah mempunyai perda tentang reklame dan media infromasi dimana atribut dimaksud juga termasuk didalamnya, sehingga apabila akan disusun sebuah aturan agar tidak berbenturan dengan peraturan yang sudah ada, beliau berharap agar disetiap pelanggaran dapat ditindak tegas.

Dalam rangka menciptakan keindahan ketertiban dan kerapihan di Kabupaten Kulon Progo perlu ada Kerjasama dan pemahaman yang sama khususnya terkait pemasangan reklame agar tidak terkesan kulon progo menjadi hutan pemasangan atribut parpol maupun ormas seperti disampaiakan oleh Lukmasn Hakim dari BKAD Kulon Progo, Disisi lain Alif Romdhoni perwakilan dari Satpol PP menyampaikan bahwa masyarakat saat ini semangat dalam pemasangan namun dalam pencopotan terkesan tidak ada sehingga kami akan menertibkan apabila ada reklame dan media informasi yang melanggar aturan seperti melintang jalan, pemasangan pada pohon atau fasilitas umum yang dapat membahayakan pengguna lainnya, untuk itu kami minta kepada pengurus parpol maupun ormas yang apabila akan ada kegiatan agar berkoordinasi dengan satpol PP Kulon Progo.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut disepakati bahwa dalam rangka menjaga keindahan dan kerapihan khususnya di Kota Wates, maka Satpol PP  dalam rangka penertiban akan melibatkan pengurus atau perwakilan baik dari Partai Politik Maupun Organisasi Kemasyarakatan.