ORANG ASING YANG DATANG KE KULON PROGO HARUS MEMBERIKAN MANFAAT

Demikian poin penting yang disampaikan oleh Yayan Indriana, S.H., M.Si (Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia DIY) pada acara Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) pada masa Pandemi Covid 19 di Wilayah Kabupaten Kulon Progo yang berlangsung Rabu, 24 Juni 2020 di Ruang Sermo Komplek Setda Kabupaten Kulon Progo.

 

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta. Hadir dalam acara ini, Budi Hartono, S.Si., M.Si (Plt Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo), Yayan Indriana, S.H., M.Si (Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY), Yusuf Umardani, A.Md., IM., S.H (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta), Elda Tri Wahyuni, S.Sos., M.M (Kabid Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Kulon Progo) dan beberapa perwakilan dari instansi vertikal di lingkungan Pemkab Kulon Progo.

 

Menurut Budi Hartono dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan beroperasionalnya Bandara YIA menjadi titik awal masuknya orang asing sekaligus segala permasalahan yang mungkin timbul dari keberadaan bandara. Misalnya peredaran narkoba, human trafficking (perdagangan manusia) dsb. Kerawanan-kerawanan seperti inilah yang menjadi ancaman baik skala lokal maupun nasional.

 

Pada closing statement Yayan Indriana, menyimpulkan bahwa perlunya dilakukan operasi bersama dalam pengawasan orang asing di Kabupaten Kulon Progo. Dan keberadaan orang asing di Kulon Progo harus memberikan manfaat bagi pemerintah Indonesia.