WAWASAN KEBANGSAAN SEBAGAI UPAYA CEGAH TANGKAL RADIKALISME

Bertempat di Balai Desa Tayuban Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo telah dilaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial  Kodim 0731 Kulon Progo dalam rangka Pembinaan Teritorial Terpadu 2019 dengan mengambil tema “memberdayakan Wilayah Pertahanan Melalui Kegiatan Pembinaan teritorial Terpadu Guna Memantapkan Ruang, Alat, dan Kondisi Juang yang Tangguh”.

 

Salah satu nara sumber dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo Maruta, S.IP (Kepala Seksi Kesatuan Bangsa) menyampaikan pandangan bahwa Wawasan Kebangsaan telah dimulai ketika bangsa Indonesia sadar untuk berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan. Kedua, lahirnya pergerakan Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908. Ketiga Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Keempat, Proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.

 

Berkembangnya teknologi informasi dimana generasi millenial lebih banyak menggunakan media sosial dan kurangnya literasi menjadi lahan subur pengaruh faham-faham radikal. Oleh karena itu perlu adanya pembumian Pancasila pada generasi millenial melalui media sosial pula sebagai upaya membentengi dan mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai upaya pembentukan karakter dan budi pekerti luhur.  

 

Hadir dalam acara ini Ahmad Fauzi (Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo), Kapten Infantri Wiyono (Danramil Wates) dan Kurang lebih 300 an peserta dari berbagai elemen masyarakat.