91 TAHUN SUMPAH PEMUDA “BERSATU KITA MAJU”

Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo  bertindak sebagai Inspektur Upacara 91 Tahun Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di halaman Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, yang dimulai pukul 08.00 WIB Senin (28/10/2019). Pejabat upacara lainnya sebagai Perwira Upacara Iptu Sukristiono (Batalyon B Pelopor Sat Brimobda DIY), Komandan Upacara Iptu Adi Susanto (Batalyon B Pelopor Sat Brimobda DIY). Kegiatan upacara 91 tahun Sumpah Pemuda ini diikuti oleh 16 pleton dari unsur TNI Polri, PNS, ormas, mahasiswa dan pelajar.

 

Wakil Bupati Kulon Progo dalam sambutannya yang membacakan amanat dari Menpora menyampaikan, bahwa hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun  oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

 

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur menuju Persatuan dan Kesatuan Bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan yang lebih baik. Demikian sebagian amanat Menteri Pemuda dan Olah Raga yang dibacakan Wakil Bupati Kulon Progo.Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo  bertindak sebagai Inspektur Upacara 91 Tahun Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di halaman Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, yang dimulai pukul 08.00 WIB Senin (28/10/2019). Pejabat upacara lainnya sebagai Perwira Upacara Iptu Sukristiono (Batalyon B Pelopor Sat Brimobda DIY), Komandan Upacara Iptu Adi Susanto (Batalyon B Pelopor Sat Brimobda DIY). Kegiatan upacara 91 tahun Sumpah Pemuda ini diikuti oleh 16 pleton dari unsur TNI Polri, PNS, ormas, mahasiswa dan pelajar.

 

Wakil Bupati Kulon Progo dalam sambutannya yang membacakan amanat dari Menpora menyampaikan, bahwa hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun  oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

 

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur menuju Persatuan dan Kesatuan Bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan yang lebih baik. Demikian sebagian amanat Menteri Pemuda dan Olah Raga yang dibacakan Wakil Bupati Kulon Progo.